Selasa, 01 Maret 2011

NB PENJEMPUT CINTAKU

Semua ini berawal ketika seorang gadis bernama aisyah memiliki sebuah notebook baru. Aisyah adalah seorang gadis perkuliahan yang terkenal aktif di kelasnya. Dia gadis yang ramah dan pintar. Namun dia rapuh akan cinta. Setelah beberapa hari memiliki notebook, aisyah merasa sangat tidak puas dengan barang pilihannya itu. Pada suatu pagi, aisyah membuka NB nya dengan sangat hati-hati. Aisyah pun mulai mengoprasikannya. Namun karena aisyah sangat kesal dengan barangnya itu dia merasa geregetan sendiri dan akhirnya keyboard NB tersebut di klik secara bersamaan diakhiri dengan enter. Beberapa saat kemudian kursor NB ais tidak bisa di gerakkan. Ais pun menjadi sangat panic melihat NBnya error.

“Aduh…………astagfirullahhaladzim! Apa yang sudah saya lakukan? Gimana nich? Saya tidak tau cara mengoprasikannya kalau bermasalah seperti ini “ kata ais panic.
Berulang kali ais merestatart NB nya tapi hasilnya tetap saja sama. Ais teringat ucapan kakaknya ketika baru membeli NB.
“Saya punya teman . Dia bisa otak atik computer” itulah kata-kata alan kakaknya ais
Mengingat ucapan tersebut, ais memutuskan untuk menelpon kakaknya yang sedang beada di kantor yang kebetulan satu kantor dengan satria.
Ais : “assalamualaikum……kak alan lagi di mana ?“Tanya ais dengan nada panic.
Alan : “ waalaikumsalam……… apa dek ? kakak masih di kantor nich.” Jawab alan dengan nada garong.
Ais : “ NB ade error gak bisa di gerakkan kursornya. “ ais merengek manja
Alan :” ya dah tunggu kakak yach sekarang kakak pulang ambil NB nya adek. Kebetulan kak satria lagi ada nich. “ kata alan sambil mematikan ponselnya dan berangkat pulang.

Sementara menunggu kakaknya datang. Ais terus saja menggurutu di depan NB
miliknya.

“Ukh…. Dasar…..!!!! nyebelin banget sich kamu jadi barang!!!” gusar ais.
Tak lama kemudian alan datang.
“Assalamualaikum…. Dek… adek…!” teriak alan memanggil adeknya.
“ waalaikumsalam, ya kak..” ais bergegas menghampiri kakaknya yang menunggunya di gerbang rumahnya sambil membawa NB miliknya.
Setelah mengambil NB ais, alan langsung kembali ke kantor tempatnya bekerja. Sesampainya di kantor alan mencari satria sang hacker andalan kantor tempat kakaknya ais bekerja. Hacker adalah orang yang suka mengotak atik computer dengan gerakan penipuan social engineering nama istilahnya. Setelah lama alan keliling mencari satria, alan menemukan satria sedang asyik bermain dengan virus-virus yang ada pada computer di kantor tempatnya bekrja. Alan pun langsung menghampirinya.

Alan : “assalamualaikum pak….” Alan membuka pintu ruangan satria.
Satria : “ waalaikumsalam… silahkan masuk pak alan” ujar satria mempersilahkan.
Alan :” lagi sibuk gak nich?” kata alan basa basi
Satria :” gak juga… Cuma lagi maen-maen za ne ma virus-virus dan tuyul-tuyul computer. Ehmmmm….. ada yang perlu saya bantu ?” kata satria sambil mengklik tombol-tombol keyboard computer yang ada di hadapannya.
Alan : “ ini adek saya dia sudah beli NB tapi katanya kursornya gak bisa di gerakkan. Kira-kira side niki bisa gak lihatkan tiang NB adek ais ini? “ sambil memperlihatkan NB yang di bawa.
Satria : “ oh, bisa banget!!!!! “ sambil mengambil NB yang di bawa alan.

Alan dan satria diam dalam ruang yang di dalamnya berjajar computer-komputer. Alan dengan hidmat memperhatikan layar NB adeknya yang sedang di utak atik satria. Alan seperti biasa dengan tangannya yang telah di kenal oleh perabotan kompi dengan akrabnya menyapa setiap urat saraf satria untuk menemukan penyakit yang ada padanya. Tak sampai 5 menit satria menemukan penyakit yang di alami NB ais.

Satria : “akhhhhhh……. Akhirnya! “ kata satria menghela nafas.
Alan yang asyik memperhatikan jari tangan satria bergerak kesana kemari bak amoeba yang bergerak mencari makannya tersentak mendengar helaan nafas satria yang begitu keras.
Alan : “ Emmmm… kenapa satria?” Tanya alan bingung.
Satria : “nggak apa-apa ! hanya saja saya heran kenapa NB ini kursornya sampai gak bisa di gerakkan? Tapi dah bisa kok. NB ini dah di apain ma ade ais ? “ kata satria senyum dan menggelengkan kepalanya.
Alan : “ nah tu dia saya gak tau satria.hehe……… “ tersenyum malu.

Sementara itu, ais di rumah sangat gelisah mengingat apa yang telah di lakukannya terhadap NB nya. Berulang kali dia menghubungi alan tapi tak ada jawaban. Ais pun berangkat kuliah dengan membawa rasa galau di hatinya.

“ nanti sajalah aku hubungi kak alan. Toh juga pasti NB ku akan baik-baik saja” pikir ais dalam hati.
Sesampai di kampus ais semakin di buat panic dengan tugas-tugas yang di berikan dosen yang semakin hari semakin menumpuk.
“ waduh… gawat! Tugas nambah lagi. Mudah-mudahan saja NB ku bisa di perbaiki. “ kata ais mengeluh.
Akhirnya ais memutuskan untuk menghubungi kakaknya kembali. Ais berharap kali ini kakaknya akan merespon panggilannya.
“Dring…… Dring…… Dring……” suara HP alan berbunyi.
Alan pun merogoh saku celananya untuk mengambil HP nya.
“ hallo…… apa dek ?” kata alan sedikit galak
“ assalamualaikum……” kata ais menjawabnya dengan lembut
“ Waalaikumsalam……ada apa dek ?” kata alan memperbaiki suaranya.
“ NB adek gimana kak? Gak kenapa-kenapa kan ?” kata ais penasaran
“ oh… udah di atasi ma sang satria hacker…… hahaha……” kata alan membanggakan satria.

Setelah mendapat jawaban itu dari kakaknya. Ais langsung mematikan HP nya. Dia merasa sangat bahagia sekali mendengar kabar itu. Namun satu hal yang terus menjanggal dalam benaknya.

“ siapa satria itu sebenarnya? Ah… bodo amat siapa pun dia yang penting aku makasi banget ma dia. “ gumam ais dalam hati
Setelah jam kuliah ais usai dia langsung bergegas pulang. Dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan NB nya itu. Tapi sayang sesampainya di rumah bukannya dia menemui NB nya tapi dia menemukan kondisi kamarnya sebagaimana kondisi ketika di tinggalkannya.
“ inak… inak… ! “teriak ais memanggil ibunya
“ apa? Teriak… teriak… seperti di hutan saja“ jawab ibunya sedikit marah
“ kak alan mana inak? “ Tanya ais
“ kan masih di kantor. Dia belum pulang. “ jawab ibunya
Ais pun berlalu dari hadapan ibunya dan langsung masuk kekamarnya tidur siang. Ais terbangun dengan suara motor yan sepertinya masuk ke runahbya.
“ Kak alan…! “ ais beranjak dari tempat tidurnya menghampiri kakaknya yang baru saja pulang dari kantor.
“ dek… ini NB kamu. Kamu sudah apakan NB nya? Kok sampai gak bisa di gerakkan kursornya?” Tanya alan
“ hehe…… adek lagi kesel. Yaudah adek klik aja semua tombol keyboardnya.” Kata ais menjelaskan kakaknya sambil cengengesan
“ oh…gitu?” alan masuk kamarnya

Ais sangat bahagia melihat NB nya kembali dengan kondisi yang baik. Alan kakaknya ais menceritakan tentang satria yang memperbaiki NB adeknya kepada ais. Ais merasa sangat ingin tahu siapa satria sebenarnya.

“Apakah aku pernah bertemu dengannya?” Tanya ais dalam hati.

Tiap kali kakaknya menceritakan tentang satria. Ais menjadi seorang pendengar yang baik. Tapi setiap kali memikirkan siapa satria? Dia hanya berpikir bahwa satria itu hanyalah seorang anak siswi SMP yang masih kecil. Sempat ada rasa iri yang hadir menghinggapi ais saat itu. Karena baginya jika ada seorang cewek muda yang mempunyai kemampuan seperti itu sangatlah melebihi dirinya. Karena rasa irinya dia menjadi termotivasi untuk terus menggali potensi yang dia miliki meskipun tidak akan sama dengan satria. Ais beranggapan bahwa satria adalah seorang siswi karena tiap kali bercerita alan tidak pernah jelas menyebutkan namanya.
Tak bertahan lama semenjak di perbaiki oleh satria NB ais bermasalah kembali. Kali ini bukan Karena perlakuan ais. Tapi NB tersebut di serang oleh virus yang membuat kerja NB menjadi lambat. Ais pun mencari informasi tentang tempat untuk install NB. Dia di beritahu oleh temannya ada sebuah toko yang melayani install ulang computer dan sejenisnya. Ais pun pergi menginstall NB nya ke tempat itu.

Penjaga toko :” ada yang bisa kami bantu mbak?” kata sang pelayan menyapa ais dengan ramahnya.
Ais : “apakah betul di sini tempat untuk install?” ais bertanya sedikit ragu.
Penjaga toko :” betul sekali mbak” kata pelayan itu tersenyum ramah
Ais : kalau begitu saya ingin menginstall NB saya mbak. Bisa gak ?
Pelayan toko : bisa mbak. mbak mau pakai windows apa ?
Ais : memangnya ada windows apa saja ? kata ais bingung karena tidak tahu masalah kompi.
Pelayan toko : ada windows XP, Vista, seven, dan masih banyak lagi. Mbak mau yang mana ?
Ais : tiang pakai windows seven aja mbak ya? Kata ais memberitahu pelayan toko.
Pelayan toko : nggih dah… nanti ambil NB setelah sholat Isya ya ?
Ais : nggih mbak. terimakasih.

Setelah selesai berdialog dengan sang pelayan ais pun pergi. Sesampainya dirumah ais adzan magrib berkumandang menyerukan keaguangan sang maha kuasa. Memberikan isyarat kepada semua ummat manusia untuk segera mengambil air wudhu untuk menyegerakan sholatnya.
Ais pun langsung menunaikan sholat magrib. Dan saat waktu sholat isya tiba dia langsung bergegas sholat dan langsung berangkat menuju toko tempatnya menginstall. Namun, ternyata setelah mendapatkan NB nya dalam keadaan baik ais merasa sedikit kecewa karena ternyata NB nya tidak di berikan antivirus dan tak sesuai dengan keinginannya. Karena kesel akhirnya ais keesokan harinya kembali lagi ke toko tersebut untuk memperbaiki NB nya lagi tapi tetap saja tidak sesuai dengan keinginannya ais. Ais sangat resah melihat keadaan NB nya yang kurang sehat. Dia menceritakan semua yang di alami kepada alan. Alan pun dengan semangat menceritakan satria teman kantornya itu.
“Kenapa kamu tidak kasi tau kakak kalau kamu mau menginstall NB mu? Kan kakak bisa minta tolong ma temen kakak itu.” kata alan memarahi adeknya.
“Yah abisnya kakak dari kemarin gak mau hiraukan adek sich. Yaudah adek ke tempat lain untuk di install ulang tu NB. “
Lama meraka berdebat akhirnya alan keesokan harinya membawa NB adeknya untuk di installa di temannya itu. satria dengan senang hati menginstall NB milik adek temannya. Telah beberapa kali NB itu di install oleh satria. Suatu waktu NB itu kembali diserang oleh virus. Namun, ais tidak menyadari hal tersebut karena dia memang tidak mengerti akan hal itu. ais bertanya pada alan tapi alan ternyata tidak mengerti dan alan pun memberikan nomer HP satria kepada ais. Alan bermaksud agar ais bisa bertanya pada satria langsung tentang masalah computer. Ais saat itu juga langsung menghubungi satria dan menanyakan tentang permasalahan NB nya. Awalnya satria tidak menanggapi sms ais sekali. Dalam benaknya ais merasa bahwa satria itu sangat sombong sekali sih. Tapi ketika beberapa kali ais mengirim sms untuknya dia pun merespon sms ais.

Satria : adeh….. sejak di install antivirusnya gak pernah di update yah?
Ais : iya, saya tidak pernah mengupdate antivirusnya.
Satria : ehhhhmmmmmmmm……… pantesan. Ya sudh besok datang ketempat biasa saya nongkrong za yah.
Ais : baik, tapi besok setelah saya pulang kuliah yah?
Satria : ya iya lah……saya juga kan sekolah.

Malam itu ais sangat senang sekalpi karena kan bisa belajar computer sama orang yang di anggap seorang siswi SMP tersebut.
Pagi pun menjelang. Mentari menyibakkan biasanny cahayanya menyibari wajah ceria ais. Ais pagi skali berangkat kuliah karena memang ada jam kuliah pagi. Dua mata kuliahn pada hari itu telah selesai. Dia pun menghubungi satria untuk memastikan jadi atau tidak dia akan bertemu. Setelah menyepakati semua ia langsung menuju ketempat satria yang ternyata tempanya adalah cukup dekat dengan rumahnya. Ketika sampai di tempat itu betapa kagetnya ais melihat orang yang ada disana. Mata ais berkeliaran menyelidiki ruangan tempat itu. tak ada satu pun cewek yang dia lihat disana.

“ ehmm…… assalamualaikum… maf apa ini benar studio Graminiae? “ Tanya ais
“ ya bener banget……” kata seorang lelaki separuh baya berkacamata.
“ mencari siapa mbak?” sambungnya sambil cengengesan seperti mengolok ais.
“ yang namanya satria itu ada gak” ais bingung dan ia rasanya ingin pulang saja saat itu.
“ saya kan yang namanya satria……” kata laki-laki paruh baya itu sambil tertawa.

Satria yang sebenarnya laki-laki yang ada duduk di dekat lelaki paruh baya yang namanya paman malva hanya tersenyum melihat kebodohan ais itu. dalam hatinya ais curiga jangan-jangan yang namanya satria itu memang yang ada di dekat paman malva. Tidak lama setelah mereka puas mengerjai ais satria pun mengaku.
Betapa kesalnya ais saat itu. kalau bukan demi NB nya sudah ngamuk tuh aisnya. Ais kaget sekali ternyata orang yang selama ini dia kira seorang cewek ternyata adalah seorang laki-laki yang perwakannya tidak jauh berbeda dengan ais yaitu kurus dan tinggi. Terlihat seperti tak ada gairah hidup. Tapi ambisi untuk menjadi orang yang hebat sangat terpatri dalam jiwanya.
Dia pun memeriksa NB ais yang ternyata memang terinfeksi virus Trojan yang mematikan program NB itu. satria menyarankan untuk menginstall NB tersebut. cukup lama ais duduk bersama tapi sepatah kata pun tak ada yang terucap dari mulutnya untuk ais. Ais yang biasa bergaul dengan system bunglon yang selalu bisa merubah warnanya sesuai dengan lingkungannya ikut terdiam sambil memelototi monitor NB yang ada dihadapannya. Saat itu ais terlihat sangat bodoh sekali. Ais ditempat itu sampai malam menunggu NB nya selesai di install. Hanya beberapa kali dia melontarkan kata-kata. Menanyakan alamat facebook yang ais punya. Saat itu juga ais di jadikan sebagai teman dalam facebook.
Sejenak ais mengingat cerita kakaknya alan, bahwa satria adalah seorang yang sangat humoris tapi ternyata tidaklah seperti itu yang dia dapatkan. Seminggu setelah NBnya di install antivirusnya sudah masuk masa tenggang sehingga harus di update. Ais pun kembali ketempat studio paman malva untuk mengupdate antivirus itu.
Studio paman malva adalah studio photo dan juga tempat hotspotan. Disana pada hari-hari libur seperti hari minggu sangat ramai di kunjungi oleh pelanggan.
Saat ais kembali ketempat paman malva untuk mengupdate antivirusnya. Itu adalah hari minggu. Ketika datang disana sangat ramai sekali. Kebanyakan dari mereka adalah laki-laki. Hampir saja ais adalah seorang diri cewek disana.
Paman malva yang senang sekali bercanda menyapaku dengan candaan khas yang dia punya. Aku pun tersenyum mendengar candaan paman malva yang cukup mengocok perutku untuk tertawa tapi tertahan karena malu. Hehe.......
Satria yang terlihat kaku menyapaku dengan gurauan yang sangat kaku. Karena kekakuan itu aku pun ikut merasa kaku untuk berbicara mana disana diruangan yang berukuran ruang tamu di rumahku itu di penuhi oleh laki-laki walau ada dua orang cewek disana. Ais pun yang NBnya sudah connect dengan internet di sana hanya memelototi monitor NB nya. Dia masih belum memahami bagaimana dia harus bertindak disana. Ais bingung dengan dirinya. Mengapa dia bisa salah tingkah. Dia sangat bingung tadi dirumah aku mau ngapain ya kesini ? gumam ais dalam hati. Dia hanya terdiam dan menggerakkan kursor NB nya dengan penuh kehampaan. Komitmenya yang dulu pernah ia bangun kini mulai terkikis tak menentu. Dia seakan kehilangan arah tuju dalam hatinya. Apa yang aku pikirkan saat ini. Ais pun mengumpulkan keberaniannya untuk mulai bertanya pada satria tentang kebingungannya masalah internet. Satria pun menghampirinya.

Satria : apa dek ?
Ais : ajarin dunk bagaimana caranya mengirim email dalam bentuk word kak?
Satria pun mengajarkan ais cara mengirim email. Dalam kesempatan itu pun mereka berbincang-bincang tentang teknologi computer walau tak benar-benar connect tapi cukup membuat ais salah tingkah dan over acting.
Paman malva yang melihat keakraban diantara mereka menimbulkan ide konyolnya untuk mengerjai mereka.
“ cie……cie……yang lagi deketan. Sebenarnya kalian ini ada apa yah? Jadi curiga saya?? Ckckckckckckckc……… “ kata paman malva tersenyum
“Paman ini apaan sih, jangan ngaco ngomongnya……” kata ais malu
Satria yang ada di dekatnya hanya terdiam tapi terlihat tersenyum simpul mendengar pernyataan itu.
“Kok adek galak banget sich……” kata satria keceplosan.
“ ehm…… emangnya kenapa? Cowok zaman karang emang harus di kerasin kalau di baik-baikin mereka malah akan melunjak dan menginjak-nginjak saya. Saya harus lebih kuat dari pada mereka “ kata ais dengan semangat dan penuh kobar amarahnya yang hampir memuncak.
“ tidak semua cowok kayak gitu dek……” kata satria melengohkan wajahnya.

Saat itu tak pernah terlintas dalam benak ais untuk bisa jatuh cinta pada seorang laki-laki lagi. Tapi saat dia pulang dari studio itu. malamnya dia slalu gelisah tak menentu. Dia memang sangat mengagumi kecerdasan otak satria di bidang computer tapi tak pernah sekalipun dia berharap bisa menjalin hubungan istemewa dengan satria atau laki-laki lainnya. Kegelisahan ais pun semakin memuncak. Akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi satria via sms. Namun, saat memegang Hp miliknya, dia bingung mesti mengatakan apa untuk pertama kalinya.karena ais ingat bahwa satria adalah orang yang sangat kaku.

“ nanti kalau aku zms dia trus dia tidak merespon aku pasti jadi tambah gelisah” pikirnya dalam hati
“ah…biarkan sajalah. Emang gue pikirin bagaimana pun tanggapannya tentang ku terserah yang jelas aku ingin dekat ma dia kata ais.

Akhirnya ais pun mengirim sebuah sms yang isinya sebuah sms yang menanyakan seputar computer. Tapi tak lama kemudian ais pun mencoba untuk mengalihkan pembicaraan namun satria tak menanggapi dengan pa yang diharapkan ais sebelumnya. Rasa kecewa dalam hati ais. Ais mencaci dan memcemooh dirinya yang telah bertindak ceroboh pada seorang laki-laki yang mungkin sudah mulai bersarang dalam hatinya bibit cinta yang mulai dia ingkari. Ais tak pernah mau memiliki cinta untuk seorang laki-laki yang membuat dia selalu merasa tak tenang. Ais yang sudah lama tak mengenal cinta kini merasakan hal yang sama seperti yang pernah ia rasakan sebelumnya. Ais memang merasa trauma dengan jatuh cinta lagi. Dalam benaknya semua laki-laki zaman karang tak pernah ada yang tulus mencintai wanita. Dulu dia pernah memiliki seorang pacar yang sangat tulus mencintainya apa adanya. Dia tak pernah menjadi orang lain jika berada di dekat pacarnya yang dulu. Namun kisah mereka kandas karena ke egoisan yang tak pernah henti mengalir diantara mereka.
Penyesalan yang sangat pahit ais rasakan membuatnya tak pernah lagi merelakan hatinya untuk orang lain. Meskipun begitu banyak laki-laki yang mengharapkan cinta darinya. Namun dia tak pernah ingin cinta yang dia miliki hanya terbuang percuma untuk orang yang tak pernah tulus mengharapkan cintanya. Dia selalu berharap memiliki kesempatan kedua untuk bisa menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Dia menanti mantan pacarnya untuk kembali walau tiap hari dia harus melihat pemandangan yang cukup menusuk hatinya. Tapi dia selalu tersenyum dan berharap semuanya akan baik-baik saja. Dia mencoba menguatkan hatinya untuk tetap tegar dan tabah untuk melewati semua ini.
Hingga akhirnya dia dipertemukan dengan seorang pemuda yang bernama satria. Sejak bertemu dengan satria dia mulai bisa untuk perlahan merelakan mantan pacarnya untuk dimiliki oleh orang lain. Terasa sangat berat baginya untuk merelakan orang yang sangat berarti dalam hidupnya untuk dimiliki oleh orang lain. Tapi apalah daya mungkin itulah gariskehidupan yanjg harus di terima oleh ais dengan lapang dada. Satria bagi ais adalah seorang yang sanagt ganteng, smart, dan mempunyai ambisi serta semangat yang kuat untuk bisa menjadi yang tebaik diantara yang terbaik.
Setelah beberapa hari berjumpa dengan satria di studio paman malva, semakin kuat rasa yang dimiliki oleh ais untuk satria. Tapi ais selalu mengingkarinya ditambah dengan tak adanya respon yang pasti dari satria. Dari beberapa kali ais chat via sms tak ada sama sekali suatu signal yang memberikan jawaban atas rasa yang di rasakannya. Sebenarnya sejak ais mulai merasakan bahwa tak ada harapan untuk bisa mendapatkan balasan atas cintanya dia mulai membenahi diri untuk bisa melupakan rasa cintanya pada satria. Satria mungkin diam-diam sudah mengetahui maksud hati ais. Tapi ais tak pernah peduli akan hal itu. yang dia tau hanyalah dia memiliki cinta untuk satria. Di facebook juga ais sering kali mengungkapkan semuanya melalui untaian puisi yang tiap bait dalam puisi itu mengisyaratkan ketulusan yang did miliki untuk satria. Ais selalu berharap satria bisa menanggapi puisi itu tapi ternyata tak pernah ada. Sesekali dia coment itu hanyalah dia anggap suatu guraun belaka. Entah itu pura-pura ataukah tidak. Secara tak sengaja satria selalu memberikan harapan kosong untuk ais. Tapi mungkin semua harapan itu hanya gurauan saja yang akan hilang tanpa kepastian yang jelas. Harapan itu yang selalu membuat ais kuat untuk tetap memperjuangkan cintanya. Dia gak mau kehilangan untuk yang kesekian kalinya.
Suatu hari ais datang ke studio paman malva untuk mencari refrensi untuk tugasnya. Kebetulan hari itu hanya mereka berdua yang menjadi pelanggan paman malva. Hari itu juga paman malva mulai melontarkan pertanyaan yang tak pernah di duga oleh ais sebelumnya. Entah itu sudahdirenjcanakan atau tidak ais tak pernah tau.

“bagaimana sih perasaanmu sebenarnya pada satria ?“ kata paman malva serius
“perasaan apa paman? Ais gak ngerti….” Kata ais sambil menoleh ke satria
Satria hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya seolah menyembunyikan sesuatu.
“jangan pura-pura. Bilang sajalah mumpung orangnya ada didektamu” kata paman malva menggoda mental ais
“ ehhhhhhmmmmmm……………” ais menghela nafas panjang.
Satria diam-diam memperhatikan ais yang ternyata mengeluarkan keringat dingin karena gugup.
“ adek gak apa-apa kan? Kaki adek dingin sekali” Kata satria mengkhawatirkan keadaan ais.
“ ehhhmmmmm……… aku gak apa-apa kok kak” kata ais malu.

Lama ais dan paman malva berdebat akhirnya ais memutuskan untuk menjawab semuaya dengan jawaban “iya”. Satria yang mendengar jawaban ais seakan tak inginkan jawaban itu. tapi ais merasa dalam hati bahwa semua ini terasa ada kesalahan. Aku mencintai seseorang tapi aku tak pernah diharapkan Namun dia seolah memberikan aku suatu harapan yang tak bisa dia miliki untuk kepastian nanti yang tak ada ujung ini. Detak jantung ais terasa terhenti karena saat itu juga dia merasakan suatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Semenjak kejadian itu perasaan ais terhadap satria semakin menjadi. Akhirnya ais memutuskan untuk menyatakan perasaanya pada satria untuk dapatkan kepastian. Semua perhatian di berikan untuk satria. Namun satria tak bergeming dengan semua itu. rasa kecewa menyelimuti hati ais. Hari-harinya pun menjadi suram dan tak mampu untuk mengurai lelucon manja pada teman-temannya lagi. Rasa cinta itu semakin nyata ais rasakan. Satria tak pernah perduli dengan rasa itu. apakah semuanya hanya kepura-puraan yang sengaja ia lakukan terhadap ais? Tapi apa salah ku pada satria? Aku tak pernah melakukan hal yang dapat menghancrkan hidupnya.
Sampai suatu waktu, ais melihat did status satria did facebook. Ternyata satria tidak mau menerima cinta dari yang lain karena dia menanti sosok wanita terindah yang pernah hadir dalam hidupnya. Satria ingin memperbaiki kesalahan yang pernah ia lakukan terhadap wanita beruntung itu. bagi satria wanita itu adalah yang sempurna, sesempurna yang ada dalam benaknya. Namun wanita itu pergi untuk buat satria menyadari semua itu. satria tak ingin kesalahan yang pernah dia lakukan terhadap wanita itu terulang kembali pada ais gadis lucu yang tak bersalah. Satria merasa tak pantas untuk di cintai oleh gadis lugu yang tak mengerti apa-apa itu. ais pun mulai memahami keputusan itu. ais masih berharap dan menunggu satria.
“ kak satria,,,, ku akan menanti mu hingga ku tahu suatu saat nantu kau akan menjadi milik orang lain yang mencintaimu. Temuilah aku jika kau mempunyai rasa yang sama seperti yang ku rasakan. Mungkin bukan sekarang tapi nanti, nanti ketika kau menyadari akan kehadiranku. Kau mungkin bukan untukku saat ini.”
Jika kau meyakini cinta yang ada dalam hatimu untuk seseorang maka tinggallah dihatinya. Kejarlah ia, jika kau tak mampu mengejarnya biarlah ia pergi dan pasti akan kembali ketika dia tahu bahwa kau lah yang mencintainya dengan tulus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar