Minggu, 12 Oktober 2014

MENULIS DENGAN TINTA HATI



Assalamu’alaikum…
Guys… ketemu lagi nich dalam rubric artikel motivasi ane. Judul rubrik kali ini gak bikin kalian pada kaget kan? Hahahahaha… maklum, rubrik artikel kali ini judulnya kok malah ada kata “hatinya” yah? Ceeeeiiillleeeee….
Pasti nich bagi kalian yang lagi kasmaran atau hatinya lagi trouble gara-gara cinta akan beranggapan bahwa tulisan ini membahas tentang itu. Hadddeeewwwwhhh… kalau ada dari kalian yang berfikir kaya gitu dan memutuskan untuk tidak melanjutkan membacanya, rugi deh. Apalagi buat kalian yang sangat doyan nulis atau yang pengen banget menyalurkan ide kreatif dalam bentuk tulisan-tulisan. Artikel ini cocok banget untuk kalian baca. Yaaahhh… walau pun tipsnya gak neko-neko (susah) sesuai teori menulis yang sebenarnya tapi tisp yang akan kita bahas ini akan sangat membantu banget.
Guys… pernah denger lagu yang liriknya kaya gini gak :
“kehidupan ini bagai panggung sandiwara. Ada yang kocak, bikin kita tertawa terbahak-bahak.”
Kurang lebih syairnya kaya gitu kali yah. Yang di populerkan oleh salah satu artis ibu kota zaman dulu. Lagu ini jadi Top Hits ampe sekarang lho. Nah lho, ngomong-ngomong tentang kehidupan ini adalah panggung sandiwara. Ada benernya juga kan? Terkadang kita berperaan sebagi tokoh yang pemarah, egois, cepat tersinggung dan lain sebagainya. Pernah kepikiran untuk mengagendakan kisah hidup anda dalam sebuah cerita gak? Pasti pernah donk, tapi kadang untuk ungkapkan semuanya dalam bentuk tulisan itu adalah pekerjaan yang luar biasa menguras pikiran kan? Ya gak? Saya yakin hamper semua orang dilapisan bumi ini pasti akan kesulitan untuk menulis kisahnya dalm bentuk tulisan-tulisan. Masalahnya dimana? Padahal kan Cuma nulis doang… alat yang digunakan juga tidak sulit untuk mendapatkannya. Tinggal butuh kertas dan bolpoint atau kalau zaman sekarang sih lebih enak di tulis dalam file di laptop. Yaa gak? Itu pasti banget… tapi kita terkadang masih saja menulis dengan tangan yang tak mampu untuk kita gerakkan walau hanya untuk mendapatkan sebaris kalimat saja. Bagi saya itu wajar banget terjadi karena kita masih menekan diri dengan beban yang beranekaragam jumlahnya.
Baiklah guys… dari paparan yang diatas, saya akan memberikan satu tips menulis yang asyik dan insyaAllah tulisan kalian akan enak di baca oleh orang lain. Caranya adalah menulis dengan tinta hati… wadddduuuhhh… mbak yu, piye to? Gimana ceritanya bisa nulis dengan tinta hati? Emang hati kita itu kaya bolpoint yah? Huwwwaaaalllaaahhhh…. Piye to mbak? Kasi saran yang membangun donk….!!!
Weeiiiisshhhh…. Jangan marah gitu donk guys. Sebentar akan saya jelaskan tentang hal itu. Menulis dengan hati adalah salah satu cara menulis yang dilakukan dengan cara memposisikan diri sedang berbicara dengan kertas yang di tangan anda atau berbicara dengan lembar dokumen yang ada dalam file laptop anda. Kok bisa di kasi saran kaya gitu? Karena ketika kita menulis dengan beranggapan bahawa kita berbisa dengan seseorang maka kita akan menemukan titik relax dalam diri kita. Jika kita menulis dengan hati maka apa yang ingin kita sampaikan pada pembaca akan cepat dimengerti. Karena kita menggunakan bahasa hati. Hati manusia itu pada hakikatnya adalah sama dengan bentuk yang sama pula dan tertanam dalam jiwa manusia. Maka itu untuk mendapatkan jawaban dari hati orang lain makan berbicaralah dengan hati kita dalam bentuk tulisan. Selain dapat menciptakan karya tulis yang asyik untuk di baca, ternyata secara tidak langsung ada terapi stress yang terjadi. Mau tau gak prosesnya gimana? Hehehehehe….
Menurut ilmu sains, ketika kita melakukan gerakan contohnya adalah gerakan menulis (gerakan tangan) kita. Maka saraf motorik akan menyampaikan pada sel-sel saraf yang ada di otak. Merangsang sel saraf stres dan sel saraf yang lainnya untuk menciptakan hormone dopamine atau hormone penenang dan meningkatkan hormone endorphine atau hormone bahagia. Sehingga ketika kita bisa menulis dengan tinta hati maka kita akan merasakan sesuatu yang berbeda mengalir dalam diri kita yang di sebabkan karena terciptanya hormone tersebut. Hehehehe…. Gitu kali yah analisis yang dapat saya sampaikan.
Oke guys… jadi menulis itu bukanlah hal yang rumit. Ooopppsss…. Bukan menulis biasa tapi yah. Maksudnya adalah menulis yang bermakna. Entah itu menulis cerpen,artikel,novel, atau karya tulis lainnya. Bagi pemula, ada baiknya membiasakan diri untuk bercerita lebih sering pada sebuah buku diary. Saya rasa tips itu akan bermakna.
Baiklah mungkin itu saja tulisan saya pada rubrik kali ini. Semoga bermanfaat yah… insyaAllah… amin yaa rabbal alamin… mari menulis dan jangan pernah segan untuk melakukan hal yang baru karena hal yang baru mungkin akan di cerca karena belum terbiasa maka biasakanlah hal baru maka akan menjadi budaya yang melekat dalam diri anda.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb…
Salam sang motivator… J J J